Beranda > Cerita Humor > Tukang Becak Nangis

Tukang Becak Nangis

Ada seorang tukang becak (tubek)
yang sudah mangkal diseputaran Ahmad Yani Jakarta dia baru beralih , tapi belum dapat muatan. Akhirnya, setelah menunggu lama, dia mendapat penumpang juga, seorang ibu-ibu.
Ibu-ibu itu memintanya mengantar nya ke tempat yang belum dikenalnya. Tapi, lebih baik ke tempat yang jauh lah, daripada hari ini nggak dapat uang, pikirnya.

Sepanjang perjalanan, sang penumpang selalu bilang “belok kiri, Bang”, dan “belok kanan, Bang” berkali-kali sampai si tubek bingung.
Kini mereka sudah sampai ke tempat tujuan. Ibu-ibu itu lalu menyo dorkan uang pecahan Rp. 10.000,- padanya. Namun, tubek itu menangis. Kemudian ibu-ibu itu menyodorkan uang pecahan Rp. 50.000,- padanya. Namun ia masih menangis. Akhirnya ibu-ibu itu bertanya:
“Bang, sebenarnya Anda mau dibayar berapa sih?” tanya ibu-ibu itu.
“Saya nggak butuh uang, Bu”, jawab tubek itu.
“Loh, mengapa Abang nggak mau uang?”
“Karena saya NGGAK TAHU JALAN PULANG Bu!!.. Wa…!!”

Kategori:Cerita Humor
  1. April 17, 2009 pukul 11:50 pm

    hehehe.. aduh, kirain kenapa…

    *dalam rangka blogwalking*

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: